Literature Review: Pemanfaatan Chatbot Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Mendukung Kesehatan Mental

  • Halida Hasyati Aima Puskesmas Muntilan I Kab. Magelang
Keywords: Chatbot, kesehatan mental, kecerdasan buatan

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan telah dirasakan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang kesehatan mental. Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah penggunaan Chatbot Ketimpangan akses layanan kesehatan mental global dan stigma sosial mendorong pencarian solusi inovatif. Pemanfaatan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) menawarkan pendekatan yang mudah diakses, praktis, dan hemat biaya untuk mendukung kesejahteraan mental. Tujuan: Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, durasi interaksi optimal, serta kelebihan dan kekurangan chatbot AI sebagai intervensi kesehatan mental. Metode: Penelitian ini merupakan literature review sistematis naratif. P encarian dilakukan di database PubMed (2014-2024) dengan kata kunci terkait AI chatbot dan intervensi kesehatan mental digital. Delapan artikel penelitian empiris (terutama Randomized Controlled Trial atau RCT) yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kritis. Hasil: Chatbot (seperti XiaoE, Minder, MISHA, dan Vitalk) terbukti efektif secara signifikan dalam mengurangi gejala depresi, kecemasan, dan stres pada populasi tertentu seperti mahasiswa, tenaga kesehatan, dan individu dengan kondisikronis. Durasi interaksi yang lebih panjang (misalnya 8 minggu pada Vitalk) cenderung memberikan efek yang lebih signifikan. Kelebihan utamanya meliputi aksesibilitas 24/7, personalisasi, dan lingkungan yang tidak menghakimi. Namun, keterbatasan seperti empati yang terbatas, potensi respons yang tidak kontekstual, serta isu privasi dan etika tetap menjadi tantangan. Kesimpulan: Chatbot AI merupakan alat pelengkap (komplementer) yang berpotensi besar untuk mendukung kesehatan mental, khususnya dalam pencegahan dan intervensi dini. Rekomendasi untuk penelitian ke depan mencakup pengembangan chatbot yang lebih responsif secara emosional, studi longitudinal untuk melihat efek jangka panjang, serta penyusunan regulasi dan panduan etika yang jelas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Balcombe, L. (2023). AI chatbots in digital mental health. Informatics, 10(4), 82. https://doi.org/10.3390/informatics10040082

Casu, M., Triscari, S., Battiato, S., Guarnera, L., & Caponnetto, P. (2024). AI chatbots for mental health: A scoping review of effectiveness, feasibility, and applications. Applied Sciences, 14(13), 5889. https://doi.org/10.3390/app14135889

Fakhriyani, D. V. (2019). Kesehatan mental. Duta Media Publishing.

Ghazali, B. (2016). Kesehatan mental I. Harakindo Publishing.

Greer, S., Ramo, D., Chang, Y.-J., Fu, M., Moskowitz, J., & Haritatos, J. (2019). Use of the chatbot 'Vivibot' to deliver positive psychology skills and promote well-being among young people after cancer treatment: Randomized controlled feasibility trial. JMIR mHealth and uHealth, 7(10), e15018. https://doi.org/10.2196/15018

He, Y., Yang, L., Qian, C., Su, H., Wu, S., Cai, H., Zhu, X., Yang, Q., Jiang, Y., Zhou, X., Liu, T., & Li, H. (2022). Mental health chatbot for young adults with depressive symptoms during the COVID-19 pandemic: Single-blind, three-arm randomized controlled trial. Journal of Medical Internet Research, 24(11), e40719. https://doi.org/10.2196/40719

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan survei kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka.

Li, H., Zhang, R., Lee, Y.-C., Kraut, R. E., & Mohr, D. C. (2023). Systematic review and meta-analysis of AI-based conversational agents for promoting mental health and well-being. npj Digital Medicine, 6(1), 236. https://doi.org/10.1038/s41746-023-00979-5

Ludin, N., Martinez, K., Garland, A., Smith, M., Thabrew, H., Ruri, E., Hiini, A., Hetaraka, A., Garrett, N., Taylor, S., Fleming, T., & McDowell, H. (2022). A chatbot to support young people during the COVID-19 pandemic in New Zealand: Evaluation of the real-world rollout of an open trial. Journal of Medical Internet Research, 24(11), e38743. https://doi.org/10.2196/38743

Tukatman, D. (2023). Keperawatan jiwa. Pustaka Aksara.

Vereschagin, M., Banh, J., Mulvale, G., McLaughlin, C., Escudero, N., Eirich, R., Demmans Epp, C., Godard, E., Abdi, H., Murphy, J., Bola, O., Dobinson, K., Howard, T., Darnay, K., Krausz, M., Richardson, J., Mushquash, C. J., Hawke, L. D., & Henderson, J. (2024). Effectiveness of the Minder mobile mental health and substance use intervention for university students: Randomized controlled trial. Journal of Medical Internet Research, 26(1), e54287. https://doi.org/10.2196/54287

World Health Organization. (2022). Mental health: Strengthening our response. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response

Published
2025-12-10