Dampak Sekularisasi Terhadap Spiritualitas Generasi Z dan Relevansinya Bagi Pengembangan Pelayanan Intergenerasi dalam Gereja

  • Subagio Subagio Sekolah Tinggi Teologi IKAT
  • Susy Tan Sekolah Tinggi Teologi IKAT
  • Yoko Gunawan Sekolah Tinggi Teologi IKAT
Keywords: Sekularisasi, Spiritualitas Generasi Z, Pelayanan Intergenerasi, Gereja Indonesia, Transmisi Iman, Sosiologi Agama, Pembinaan Pastoral

Abstract

Penelitian ini meninjau secara kritis dinamika kesenjangan generasi dalam gereja dengan mengintegrasikan tiga pendekatan utama: sekularisasi antargenerasi (Stolz et al.), spiritualitas Generasi Z (Barna Group), dan pelayanan intergenerasi (Hale). Artikel ini menggunakan metode critical comparative literature review untuk menganalisis dan membandingkan ketiga pendekatan tersebut. Kajian ini memperlihatkan bahwa sekularisasi dalam konteks Indonesia tidak berwujud sebagai penghilangan agama dari ruang publik, tetapi sebagai privatisasi praktik keberagamaan generasi muda, sebagaimana dijelaskan JosCasanova melalui konsep public religions dan deprivatization of religion. Lebih lanjut, spiritualitas Generasi Z terbentuk dalam ruang dialogis, digital, dan relasional, sehingga mereka tetap religius tetapi tidak lagi menemukan relevansi dalam pola keberagamaan institusional yang hierarkis dan tidak autentik. Sementara itu, struktur kategorial gereja Indonesia, sebagaimana dikritisi Hale, memperkuat fragmentasi antargenerasi dan menghambat pewarisan iman secara organik. Berdasarkan analisis tersebut, sintesis teologis-pastoral menunjukkan bahwa pelayanan intergenerasi merupakan model pembaruan eklesiologis yang dapat menjawab dinamika sekularisasi, kebutuhan eksistensial Generasi Z, dan panggilan gereja sebagai persekutuan umat percaya. Oleh karena itu, artikel ini mengusulkan tiga poros pembaruan pelayanan: deprivatisasi iman melalui relasi lintas usia, pembinaan dialogis yang menanggapi keraguan dan pencarian makna, serta pembentukan komunitas gerejawi yang menyatukan seluruh generasi dalam ibadah, kesaksian, dan pelayanan bersama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allen, H. C., & Ross, C. L. (2012). Intergenerational Christian formation: Bringing the whole church together in ministry, community and worship. IVP Academic.

Astin, A. W., & Astin, H. S. (2011). Spirituality and the professoriate: A national study of faculty beliefs, attitudes, and behaviors. University of California, Los Angeles, Higher Education Research Institute.

Cox, D. A., Hammond, K. E., & Williamson, K. (2025). Generation Z and the future of faith in America. Survey Center on American Life. https://www.americansurveycenter.org/research/generation-z-future-of-faith/

Hastuti, P., Nurofik, A., Purnomo, A., Hasibuan, A., Aribowo, H., Ilmi Faried, A., Sudarso, A., Kurniawan Soetijono, I., Hadi Saputra, D., & Simarmata, J. (2020). Kewirausahaan dan UMKM. Yayasan Kita Menulis.

Kinnaman, D. (2025). State of the Church 2025. Barna Group. https://www.barna.com/research/state-of-the-church-2025/

Lardier, D. T., Coakley, K. E., Holman, K. A., Holmbeck, G. N., Garcia-Reid, P., & Reid, R. J. (2024). Exploring Generation Z and young millennials' perspectives of a spiritual self-care app and their spiritual identity (Skylight): Qualitative semistructured interview study. JMIR Mental Health, 11, e52522. https://doi.org/10.2196/52522

Powell, K. E., Griffin, B. M., & Crawford, C. A. (2011). Sticky faith: Youth worker edition. Zondervan.

Rafsanjani, H., Wang, Y., & Li, X. (2024). Digital religion and Generation Z: An empirical study in the context of China. Frontiers in Psychology, 15, 1536644. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1536644

Stone, L. (2024). Secularization begins at home. Institute for Family Studies. https://ifstudies.org/blog/secularization-begins-at-home

Utami, P. R. B. (2022). Manajemen sumber daya manusia. At-Tujjar, 10(02).

Published
2025-12-10