Konsekuensi Pertambangan terhadap Krisis Sosio-Ekologis di Wilayah Teluk Kao

  • Saiful Totona Institut Sosial dan Teknologi Widuri
  • Bakri Ismail Akademi Kebidanan Cahwala Maluku Utara
  • Rima Shasvita Institut Sosial dan Teknologi Widuri
  • Yosephine Francisca Vina Lolita Institut Sosial dan Teknologi Widuri
Keywords: pertambangan emas, metabolic rift, krisis sosio-ekologis, keberlanjutan, ketahanan pangan, keselamatan

Abstract

Pertambangan emas telah menjadi salah satu aktivitas ekstraktif yang paling berpengaruh terhadap perubahan relasi antara manusia dan lingkungan alam, dengan konsekuensi sosio-ekologis yang luas dan kompleks. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsekuensi pertambangan emas terhadap krisis sosio-ekologis di wilayah Teluk Kao, Pulau Halmahera, Maluku Utara, dengan menggunakan kerangka teori metabolic rift. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan masyarakat terdampak, tokoh adat, pekerja tambang, dan pemangku kepentingan terkait, serta analisis data sekunder dari laporan dan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan emas, baik skala besar maupun skala kecil, telah memicu deforestasi masif, degradasi tanah dan lahan, serta kontaminasi toksik yang berdampak langsung pada keberlanjutan fungsi layanan ekologi. Kerusakan tersebut berkontribusi terhadap menurunnya ketahanan pangan lokal, hilangnya akses masyarakat terhadap tanah, hutan, sungai, dan laut sebagai basis produksi, serta meningkatnya kerentanan sosial dan ancaman keselamatan manusia. Analisis metabolic rift menunjukkan bahwa pertambangan emas menciptakan keretakan mendasar dalam metabolisme antara masyarakat dan alam, yang bersifat struktural dan sulit dipulihkan. Temuan ini menegaskan bahwa praktik pertambangan yang beroperasi dalam logika ekonomi dominan tidak sejalan dengan prinsip keberlanjutan sosio-ekologis. Artikel ini berkontribusi pada penguatan kritik sosial-ekologis terhadap industri pertambangan serta mendorong perlunya pendekatan kebijakan dan tata kelola pertambangan yang berorientasi pada keberlanjutan dan keadilan ekologis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antmann, M. (2025). Capitalism and resource extraction: A Marxist value-theory approach to Latin American socio-environmental conflicts. The Extractive Industries and Society, 22, 101617.

Ayiwouo, M. N. (2022). Impact of gold mining on the water quality of the Lom River, Gankombol, Cameroon. Heliyon, 8, e12452.

Cao, Z., & Tang, J. (2025). A framework for post-mining area restoration based on social-ecological system analysis. Science, Engineering and Technology Proceedings, 1.

Deng, X., Xiao, W., & Guo, J. (2025). Ecological resilience study in mining area: Current status and future trends. International Journal of Coal Science & Technology, 12, 67. https://doi.org/10.1007/s40789-025-00792-3

Earthworks. (2025). Dampak lingkungan dari penambangan emas. Retrieved December 20, 2025, from https://earthworks.org/issues/environmental-impacts-of-gold-mining/

Haroon, M., & Hayyat, M. (2025). Assessing the dual impact of gold mining on local communities: Socio-economic benefits and environmental challenges. Resources Policy, 103, 105559.

Hidayat, T., et al. (2020). Ecology and sociology analysis for mineral resources management in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 483, 012030.

Jima, A. O. (2020). The socioeconomic effects of large-scale gold mining on local community in Ethiopia: Empirical evidence from Lega Dambi Gold Mining Company. Journal of Indigenous Knowledge and Development Studies, 1(2).

Kalamandeen, M. (2019). Forest loss dynamics and impacts from gold mining in Amazonia (Doctoral dissertation). University of Leeds.

Lameck, A. S. (2025). Land use/land cover changes due to gold mining in the Singida Region, Central Tanzania: Environmental and socio-economic implications. Environmental Monitoring and Assessment, 197, 464.

Leonard, L. (2024). Socio-environmental impacts of mineral mining and conflicts in Southern and West Africa: Navigating reflexive governance for environmental justice. Environmental Research Letters, 19, 104013.

Leyton-Flor, S. A., & Sangha, K. (2024). The socio-ecological impacts of mining on the well-being of Indigenous Australians: A systematic review. The Extractive Industries and Society, 17, 101429.

Luckeneder, S. (2021). Surge in global metal mining threatens vulnerable ecosystems. Global Environmental Change, 69, 102303.

Magazzino, C. (2024). The impact of conflicts in the mining industry: A case study of a gold mining dispute in Greece. Resources Policy, 97, 105292.

Mencho, B. B. (2022). Assessing the effects of gold mining on environment: A case study of Shekiso District, Guji Zone, Ethiopia. Heliyon, 8, e11882.

Meutia, A. A., Lestari, R., & Sato, M. (2022). Indonesian artisanal and small-scale gold mining: A narrative literature review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19, 3955.

Muliawati, F. D. (2025). Produksi emas RI 100 ton/tahun, tapi masih impor besar-besaran! CNBC Indonesia. Retrieved December 1, 2025, from https://www.cnbcindonesia.com/news/20251015105504-4-675941/

Popoola, O. J., Ogundele, O. D., Ladapo, E. A., & Senbore, S. (2024). The impact of gold mining on soil biogeochemistry and environmental health. In S. A. Aransiola et al. (Eds.), Soil microbiome in green technology sustainability. Springer.

Tiamgne, X. T., Kalaba, F. K., & Nyirenda, V. R. (2022). Mining and socio-ecological systems: A systematic review of Sub-Saharan Africa. Resources Policy, 78, 102947.

Totona, S. (2019). Krisis sosio-ekologi: Dinamika penguasaan tanah dan eksploitasi sumber daya alam di wilayah Teluk Kao (Doctoral dissertation). Universitas Indonesia.

Wahyono, Y., et al. (2024). Evaluating the impacts of environmental and human health of the critical minerals mining and processing industries in Indonesia using life cycle assessment. Case Studies in Chemical and Environmental Engineering, 10, 100944.

Wegenast, T., & Beck, J. (2019). Mining, rural livelihoods and food security: A disaggregated analysis of Sub-Saharan Africa (Working Paper No. 80). AidData.

Zaehringer, J. G. (2024). How are large-scale extractive industries affecting progress toward the sustainable development goals in Madagascar? Current Research in Environmental Sustainability, 8, 100257.

Published
2026-01-24