Gambaran Klinis Nyeri Punggung Bawah Kronik Pada Pasien Usia Lanjut Dengan Herniated Nucleus Pulposus Lumbal

  • Nashira Husna Amalia Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Hidayatul Kurniawati Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Muhammad Ardiansyah Adi Nugraha Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Keywords: Nyeri punggung bawah kronik, Herniated nucleus pulposus lumbal, Usia lanjut, Penatalaksanaan konservatif, Hipertensi

Abstract

Nyeri punggung bawah kronik merupakan keluhan muskuloskeletal dan neurologis tersering pada populasi usia lanjut, dengan herniated nucleus pulposus (HNP) lumbal sebagai salah satu penyebab utama akibat proses degeneratif tulang belakang. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik klinis, temuan radiologis, serta penatalaksanaan konservatif pada pasien usia lanjut dengan HNP lumbal dan komorbid hipertensi. Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data retrospektif dari rekam medis seorang pasien laki-laki berusia 69 tahun dengan diagnosis NPBK akibat HNP lumbal. Data dianalisis secara naratif meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik neurologis, pemeriksaan radiologis, serta tata laksana yang diberikan. Pasien datang dengan keluhan NPBK yang memberat akut pascaaktivitas fisik, disertai nyeri radikular bilateral, parestesia, dan kesulitan berjalan. Pemeriksaan neurologis menunjukkan tanda iritasi saraf lumbal tanpa defisit motorik. MRI lumbal mengonfirmasi HNP multipel, spondylosis lumbalis, stenosis kanalis spinalis derajat berat, dan stenosis neuroforaminal bilateral. Pasien diterapi secara konservatif dengan analgesik, relaksan otot, antihipertensi, dan fisioterapi. Penatalaksanaan konservatif komprehensif yang mengintegrasikan pengendalian nyeri, komorbid, dan rehabilitasi medik terbukti efektif dalam memperbaiki fungsi dan kualitas hidup pasien usia lanjut dengan HNP lumbal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berkas, Satu, Kerjasama, D., Penempatan, V. P. D., & Penempatan, B. N. (2017). Kementerian kesehatan republik indonesia.

Dydyk, A. M., Ngnitewe Massa, R., & Mesfin, F. B. (2023). Lumbar disc herniation. In StatPearls. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560878/

Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik. (2023). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta: Balitbangkes.

Indonesia, Kementerian Kesehatan Republik. (2020). Pedoman teknis penemuan dan tatalaksana hipertensi. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Indonesia, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf. (2019). Panduan praktik klinis nyeri punggung bawah. PERDOSSI.

Permenkes, R. I. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2013 Tentang Cara Penyelenggaraan Laboratorium Klinik Yang Baik. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Society, North American Spine. (2020). Evidence-based clinical guidelines for multidisciplinary spine care: Diagnosis and treatment of lumbar disc herniation with radiculopathy. NASS.

Published
2026-02-13