Permainan Tradisional Sebagai Media Komunikasi Budaya: Inovasi Digital dan Peran Komunitas di Era Disrupsi Informasi

  • Ratih Pertiwi Universitas Esa Unggul
  • Jhon Viter M Universitas Esa Unggul
  • Oskar Judianto Universitas Esa Unggul
Keywords: Permainan tradisional, Komunikasi budaya, Inovasi digital, Komunitas, Era disrupsi informasi

Abstract

Permainan tradisional merupakan warisan budaya tak benda yang mengandung nilai-nilai komunikasi, kebersamaan, dan kearifan lokal. Namun, di era disrupsi informasi, eksistensinya semakin terpinggirkan akibat dominasi permainan digital global yang seringkali mengikis identitas budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi pelestarian dan transformasi permainan tradisional agar tetap relevan melalui inovasi digital, sekaligus menguatkan peran komunitas sebagai agen komunikasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis potensi permainan tradisional sebagai media komunikasi budaya di masyarakat kontemporer, (2) mengeksplorasi model inovasi digital yang mampu mengadaptasi permainan tradisional tanpa kehilangan nilai budaya, dan (3) mengidentifikasi peran komunitas dalam membangun ekosistem pelestarian melalui partisipasi aktif di ruang digital maupun sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada komunitas pelestari permainan tradisional di Indonesia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen digital, kemudian dianalisis dengan analisis wacana budaya dan triangulasi untuk mengkaji praktik komunikasi, inovasi digital, dan keterlibatan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional dipandang sebagai simbol komunikasi budaya yang relevan dengan era digital. Inovasi digital memiliki potensi untuk mempertahankan nilai budaya permainan tradisional, namun keberhasilan transformasi ini sangat bergantung pada keterlibatan komunitas dan kemampuan mengatasi hambatan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian permainan tradisional melalui inovasi digital memerlukan strategi yang jelas, yang mengintegrasikan budaya, partisipasi komunitas, dan pendekatan kreatif untuk menjaga relevansi budaya di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggara, D. W., & Purnomo, A. G. (2025). The effect of digital technology on traditional game culture preservation, behavior change, and community participation. Knowledge Garden: International Journal of Library Studies.

Bahiyati Utami Putri, A., & Hasyim, N. (2025). Upaya melestarikan permainan tradisional engklek melalui teknologi digital interaktif. Rupa: Jurnal Telkom University.

Damanik, S. (2024). Creating digital content for traditional children's games in North Sumatra. Al-Ishlah Journal.

Danesi, M. (2010). Messages, signs, and meanings: A basic textbook in semiotics and communication theory. Canadian Scholars Press.

Dewantara, Y. F. (2024). Preservation of traditional games in Ngarak Blarak cultural festival. DIC Journal.

Endriana, F., & Yudhiasta, S. (2024). The program Komunitas Kampoeng Dolanan sebagai upaya pelestarian budaya permainan tradisional di Kota Surabaya. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial.

Fadilah, A. (2024). Preservation of traditional games in learning early childhood education. AICROM Proceedings.

Harmaningsih, D., Yuniarti, S., Wijayanti, W., & Komsiah, S. (2024). Memperkenalkan budaya Indonesia melalui permainan tradisional. IKRA-ITH Abdimas.

Ibrahim, M. M. (2025). Budaya dalam era media sosial: Studi pada komunitas tradisional. Diksima.

Isbandiyah, I. (2025). Pemberdayaan Kampung Budaya Batu Urip melalui pelestarian permainan tradisional. Medika.

Karimaley, F. P. (2025). Perilaku Konsumtif Generasi Z Pada Media Sosial Dalam Hegemoni Budaya Populer (Studi Kasus: pada Generasi Z Kota Malang). Universitas Muhammadiyah Malang.

ke Makna, D. S. (2025). Media sosial sebagai ruang baru literasi. Promosi Literasi Di Era Digital, 162.

Littlejohn, S. W., & Foss, K. A. (2011). Theories of human communication (10th ed.). Waveland Press.

McQuail, D., & Windahl, S. (2015). Communication models for the study of mass communications. Routledge.

Prasetya, Y., & Sarmini. (2023). Permainan tradisional sebagai sumber nilai karakter bagi anak di Kelurahan Simokerto Surabaya. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan.

Purnamasari, E., & Sefriyanti, S. (2025). Pengembangan literasi budaya melalui permainan tradisional congklak di era digital bagi anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia.

Rahmatullah, C. M., Laksono, A., & Suryani, S. (2025). Dolanan Yuk! Bermain dan lestarikan permainan tradisional bersama Komunitas Kampoeng Hompimpa Semarang. Rineka: Jurnal Antropologi.

Sonjaya, A. R., Arifin, Z., & Pratiwi, R. A. (2021). Revitalisasi permainan tradisional sebagai wahana peredam permainan digital pada anak. Jurnal Pendidikan UNIGA.

Suyanto. (2013). Komunikasi budaya dan tradisi lokal. Pustaka Pelajar.

Swastiwi, A. W. (2024). Globalisasi dan Media: Konvergensi Budaya dan Komunikasi. PT Indonesia Delapan Kreasi Nusa.

Published
2026-05-19