Pengembangan Pusat Perkotaan sebagai Pusat Ekonomi Baru untuk Menunjang Keseimbangan dan Pemerataan Ekonomi
Abstract
Penelitian ini membahas pengembangan kawasan perkotaan baru sebagai strategi pemerataan ekonomi melalui studi kasus Kawasan Perkotaan Baru Bogor Barat dan Bogor Timur. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tingginya disparitas wilayah akibat urbanisasi dan keterbatasan pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi ekonomi wilayah dalam mendukung pengembangan kawasan perkotaan baru berbasis struktur ekonomi dan spasial. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS) berbasis data PDRB sektoral, serta integrasi analisis spasial dan estimasi investasi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bogor Barat didominasi sektor primer seperti pertanian dan pertambangan, sedangkan Bogor Timur lebih unggul pada sektor jasa, industri pengolahan, dan aktivitas perkotaan. Analisis Shift Share menunjukkan bahwa sektor perdagangan kompetitif di kedua wilayah, sementara Bogor Timur memiliki daya saing lebih tinggi pada sektor industri pengolahan. Integrasi analisis spasial menunjukkan bahwa pengembangan kawasan perkotaan baru berpotensi mendorong pertumbuhan sektor non-basis melalui investasi infrastruktur dan perluasan kawasan terbangun. Kesimpulannya, pengembangan kawasan perkotaan baru berbasis struktur ekonomi dan spasial mampu menjadi instrumen strategis dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pertumbuhan wilayah berkelanjutan.
Downloads
References
Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan Edisi 5. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor. (2023). Kabupaten Bogor dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bogor.
Bendavid-Val, A. (1991). Regional and Local Economic Analysis for Practitioners (4th ed.). Praeger.
Effendy, B. (2008). Teori dan Praktik Otonomi Daerah. Pustaka Pelajar.
Harmantyo, D. (2011). Dinamika Perkembangan Wilayah dan Pertumbuhan Ekonomi Kota.
Kalsuma, dkk. (2025). Kajian Rencana Pembentukan dan Penataan Provinsi/Kawasan Perkotaan (RP2P) Kabupaten Bogor. Pemerintah Kabupaten Bogor.
Pemerintah Kabupaten Bogor. (2016). Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2016 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor Tahun 2016-2036. Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor.
Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244.
Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2011). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Crestpent Press dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Saputra, A. (2024). Perubahan Struktur Ekonomi dan Aktivitas Kawasan Terbangun. (Silakan sesuaikan dengan judul spesifik/jurnal asli yang Anda rujuk).
Sjafrizal. (2014). Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Era Otonomi. Rajawali Pers.
Tarigan, R. (2005). Ekonomi Regional: Teori dan Aplikasi (Edisi Revisi). PT Bumi Aksara.
Wasistiono, S. (2020). Kapita Selekta Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Alqaprint Jatinangor.
Copyright (c) 2026 Kornelius Septyo Pramudito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







